Tragedi AI-171: Duka di Langit Ahmedabad, Dunia Berkabung

Ketika Dreamliner Jadi Mimpi Buruk: Tragedi Penerbangan AI-171

Land Media Digital, Ahmedabad, 12 Juni 2025 — Sebuah tragedi besar menimpa dunia penerbangan ketika pesawat Air India dengan nomor penerbangan AI-171 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad. Boeing 787-8 Dreamliner tersebut dijadwalkan terbang menuju London Gatwick, namun hanya dalam hitungan detik setelah tinggal landas, pesawat mengalami kehilangan kendali dan menghantam gedung asrama milik B.J. Medical College di kawasan Meghani Nagar.

Ratusan Jiwa Melayang

Dalam peristiwa yang mengejutkan dunia ini, sebanyak 241 orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, 28 korban jiwa tercatat berasal dari warga di daratan akibat dampak langsung dari jatuhnya pesawat. Hingga kini, total korban meninggal mencapai 269 orang, sementara lebih dari 60 lainnya mengalami luka-luka.

Satu-satunya Penumpang Selamat

Dari reruntuhan pesawat, sebuah kisah luar biasa muncul. Vishwash Kumar Ramesh, pria asal Inggris keturunan India, menjadi satu-satunya penumpang yang selamat. Ia berhasil keluar dari bagian kabin yang relatif utuh sebelum petugas penyelamat mengevakuasinya ke rumah sakit terdekat. Ramesh kini dalam kondisi stabil dan menjalani perawatan intensif.

Tanggap Darurat dan Reaksi Global

Pemerintah India langsung mengaktifkan protokol darurat nasional. Tim penyelamat dari berbagai lembaga dikerahkan untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi. Air India, yang saat ini berada di bawah pengelolaan Tata Group, menyampaikan belasungkawa mendalam dan membuka pusat informasi serta dukungan bagi keluarga korban.

Di tingkat internasional, respons cepat datang dari berbagai negara. Pemerintah Inggris, melalui Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III, menyampaikan solidaritas dan bantuan. Boeing, General Electric (selaku produsen mesin), serta badan regulator penerbangan seperti FAA (AS) dan NTSB telah mengirim tim investigasi ke India untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

Dreamliner Pertama yang Alami Fatal Accident

Boeing 787-8 Dreamliner dikenal sebagai pesawat modern yang efisien dan aman. Sejak debutnya pada tahun 2011, ini adalah kali pertama model tersebut mengalami kecelakaan dengan korban jiwa. Fakta ini menambah perhatian publik dan industri terhadap kasus AI-171.

Meskipun spekulasi beredar mengenai kemungkinan kerusakan mesin atau kesalahan teknis, otoritas meminta publik menunggu hasil investigasi resmi. Satu dari dua kotak hitam telah ditemukan, dan proses analisis data penerbangan serta rekaman kokpit sedang berlangsung.

Dampak Terhadap Industri dan Penumpang

Penerbangan menuju dan dari Ahmedabad sempat ditangguhkan untuk kepentingan investigasi. Air India juga memberikan kebijakan pembatalan dan perubahan jadwal tanpa biaya tambahan bagi penumpang yang terdampak.

Insiden ini mendorong evaluasi menyeluruh di sektor penerbangan, khususnya dalam hal pemeliharaan pesawat dan prosedur darurat. Bagi Boeing, kejadian ini menjadi ujian besar atas reputasi dan kepercayaan konsumen terhadap lini Dreamliner.


Tragedi AI-171 menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi tidak sepenuhnya meniadakan risiko dalam dunia penerbangan. Di balik setiap kursi penumpang ada harapan dan kehidupan. Kini, harapan itu menjadi duka, namun juga menjadi penggerak bagi perbaikan menyeluruh di sektor transportasi udara.

Land Media Digital mengajak pembaca untuk turut mendoakan para korban dan memberi dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga dari peristiwa kelam ini, lahir komitmen baru terhadap keselamatan dan kemanusiaan.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama